PSIS Berharap Suporter tidak Menyalakan Flare

Suporter dan Flare
PSIS Semarang. Snex dan Panser Biru yang merupakan pendukung fanatik Mahesa Jenar dituntut untuk lebih dewasa karena larangan yang telah dikeluarkan PSSI menyalakan flare  saat pertandingan berlangsung selama mengarungi Kompetisi Devisi Utama Liga Indonesia 2014.

Jika aturan yang telah PSSI itu dilanggar, PT. Liga Indonesia sebagai operator kompetisi akan memberikan sanksi kepada suporter se Indonesia yang masih nekat menyalakan flare beruoa denda 100 juta. Sebenarnya PSIS sendiri pernah ditegur oleh PSSI bersangkutan dengan penyalaan flare saat uji coba PSIS Vs U-19.

suporter
Berkaca dari kejadian tersebut, Manajemen PSIS menuntut untuk suporter mania baik Snex maupun Panser Biru memiliki sikap yang lebih dewasa agar tidak menyalakan Flare. Semua ini dilakukan demi kebaikan bersama dan terhindar denda sebagaimana ketentuan yang telah dibuat dan disepakati bersama. 

PT. Liga Indonesia pun juga akan melakukan sosialisasi kepada Tim-tim sepak bola di Indonesia,dan jika sosiali sasi sudah dilakukan akan tetapi masih melanggar dan menyalakan flare, PSSI akan bertindak tegas dengan memberikan sanski berupa denda uang sebesar 100 juta.

Saya yakin, kalau kita bicarakan dan lakukan pendekatan dengan baik-baik, suporter juga akan bisa memahami dan mau mengerti. Soal tindakan rasis, memang masih ada ketika menyinggung Persijap Jepara dalam  yel-yel dan tim dari Pekalongan,''jelasnya.
 
Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro mengaku siap untuk mengikuti, apa yang sudah menjadi aturan dari PT Liga Indonesia terkait larangan menyalakan flare dan kambang api. Sebenarnya dia sangat menyayangkan keputusan tersebut, namun karena sudah menjadi kebijakan, mau tidak mau pihaknya harus mematuhinya.''Kami harus legawa. Sebenarnya menyalakan flare dan kembang api itu bentuk euforia dari teman-teman,''kata Mario.
 
Menurut dia, penyalaan flare saat uji coba melawan timnas beberpa waktu sudah menjadi bahan evaluasi Panser Biru. Pihaknya ke depan akan berusaha sedikit demi sedikit menghilangkan kebiasaan tersebut.

''Intinya, ini butuh proses. Soal tindakan rasis, sudah mulai dihilangkan teman-teman, saat melawan uji coba dengan timnas tidak lagi menyinggung Persijap karena justru akan membesarkan mereka,''ucap Mario.

Related Posts:

Klik Iklan