Toko OEN Semarang

Lagi-lagi postingan kali ini membahas tentang Bangunan Kuno di Semarang, karena hal tersebutlah membuktikan bahwa kota Semarang terbukti akan kekayaan Bangunan Kunonya yang patut dilestarikan. 

Dalam kesempatan kali ini Media Semarang akan sedikit memberi info tentang Bangunan Kuno Toko Oen. Toko Oen merupakan retauran tertua di Nusantara, dengan menu masakan Indonesia, Chines Food serta masakan dengan cirikas negara Belanda.

Bangunan Toko OEN ini memiliki halaman yang cukup luas, gang yang kosong, di bagian timur bangunan digunakan sebagai tempat parkir bagi para pengunjung. Toko Oen ini  semula dimiliki oleh seseorang berkebangsaan Inggris yang bernama Grillroom, kemudian pada tahun1936 dibeli oleh Oen Tjoe Hok, dan kemudian diwariskan ke penerusnya Oen Liem Hwa, Sedangkan manajer yang mengelola restauran ini  bernama Dja Kok Tie.

Sebagai informasi, bahwa restauran Oen ini terdapat di kota besar di pulau kawa. Antara lain : Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Kemudian diwariskan kepada anak-anaknya , sehingga Retauran Oen yang berada di Kota Semarang ini dikelola oleh keluarga Magaradjasa.

Seiring dengan perkembangan jaman, toko ini tidak hanya dijadikan restauran akan tetapi juga menjajakan jenis makanan roti.

Yang membikin kita terpesona jika ke restauran ini adalah, bangunnannya walaupun sudah memakan usia, tetapi masih kelihatan megah dan gagah, karena selalu dirawat oleh pemiliknya.

ejak berdiri 1936 hingga sekarang, bisa dikatakan tidak ada yang berubah dengan Toko Oen ini. Tempat yang berada di jalan Pemuda Semarang ini masih setia dengan masa silam. Tak heran, banyak orang berkata bilamasuk ke restoran tersebut serasa menembus lorong waktu, kembali ke masa lampau. Meski tak sepenuhnya benar, namun pengelola restoran ini, mempertahankan konsep lama meski telah melakukan penyesuaian di sana sini, termasuk dalam menambah luas area restoran tersebut yang kini luasnya mencapai sekitar 600 meter persegi ini. Bangunan Toko Oen ini sezaman dengan bangunan bangunan yang ada di Kota Lama. Sejak dulu banyak wisatawan dari Eropa yang datang ke tempat ini hanya untuk menikmati “Masa Lalu” di masa kini. Dan atas dasar itu pula, pengelola restoran ini, Jenny, bersama adiknya, Gilbert Megaradjasa dan juga beberapa pemerhati bangunan kuno seperti Kriswandhono mendirikan Oen Semarang Foundation yang akan berupaya melestarikan Kota Lama.


Related Posts:

Klik Iklan