Striker Lokal Andalan PSIS Semarang


PSIS Semarang. Sosok Harry Nur, masih menjadi pilihan utama skuad PSIS Semarang di lini depan. Pemain yang juga memperkuat Mahesa Jenar musim lalu ini selalu diberi kepercayaan dalam setiap pertandingan.

Di barisan depan, saat ini diperkuat tiga penyerang lokal masing-masing Harry Nur, Saptono, Wahyu Saputra (magang), dan Julio Alcorse, striker berpaspor Argentina, yang belum lama diikat kontrak. Dominasi lini depan oleh Harry Nur ini terbukti karena dia selalu diturunkan dalam setiap kali pertandingan berlabel uji coba.

Adapun Saptono, kendati beberapa kali diturunkan duet bareng dengan Harry Nur, posisinya beberapa kali digantikan oleh Wahyu Saputra.

Terakhir dengan PSIR Rembang, Harry Nur, juga turun pada menit-menit awal. Pada laga menghadapi PSIS amatir dan PS AD, juga masih menjadi andalan. Sayangnya, kendati diberi kepercayaan untuk menjadi juru gedor, mantan pemain PSCS Cilacap itu belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari tiga kali laga uji coba yang sudah digelar,  dia masih puasa gol. Justru gol dicetak oleh lini kedua.

Kondisi ini masih bisa dimaklumi oleh Pelatih PSIS Eko Riyadi. Menurut dia, lini depan akan bisa optimal jika mendapatkan suplai-suplai dari lini tengah. Namun anak asuhnya di lini kedua tersebut belum bisa menjalankan tugasnya dengan baik. “Memang belum mendapat support bagus dari lini tengah,” kata Eko Riyadi,

Dia tidak sepakat jika selama ini lini depan harus bertumpu kepada Harry Nur. 

Eko menjelaskan, semua pemain  memiliki peluang yang sama untuk bisa diturunkan dalam setiap pertandingan. Dasar yang dijadikan pertimbangan  untuk menurunkan pelatih adalah kondisinya terkini. Saptono menjadi pengganti saat lawan PSIR karena dia ingin mencoba performa Alain Nebie, terbukti saat melawan timnas juga diturunkan.

“Siapa yang paling siap, itu yang akan diturunkan. Termasuk dari lini tengah, kami sudah memiliki gambaran kerangka tim, karena dilihat dari latihan saja bisa.  Tapi tidak perlu saya sampaikan dulu, biar anak-anak sama-sama bersaing,” papar mantan Pelatih Persitema Temanggung ini.

Dengan bergabungnya Julio Alcorse, manajemen sangat berharap mantan pemain Persijap Jepara itu mampu mengangkat performa tim. Apalagi, lini depan saat ini masih krisis gol. Pemain yang kenyang pengalaman bermain di Liga Argentina itu digadang-gadang bisa menjadi mesin gol baru.

Melihat statistik pertandingan yang telah dilalui Alcorse saat membela Laskar Kalinyamat menorehkan catatan yang tidak terlalu buruk. Turun di 10 laga, dia mampu mengoleksi 6 gol di Indonesia Premiere League (IPL).

Direktur Teknik PSIS Setya Agung Nugroho berharap Alcorse bisa mengangkat performa tim, dan memenangkan pertandingan dalam setiap laga. “Dengan banyak pemain di lini depan, tentu saja pelatih akan mudah untuk meramu,” kata Agung.

Related Posts:

Klik Iklan