PSIS, Ekstra Waspada dalam Membeli Pemain Asing

PSIS, akan tidak akan gegabah alies ekstra waspada dalam mengontrak pemain asing. Satu pemain asing lagi yang dibutuhkan Mahesa Jenar saat ini. Yaitu di barisan tengah, akan dicari lebih selektif, karena mengingat waktu jeda kompotisi yang cukup panjang.

Berdasarkan keputusan manajer dalam beberapa waktu lalu di Surabaya, PSSI menjadwalkan kick off Devisi Utama akan dilaksanakan pada pertengahan April 2014. Disinilah pengurus dituntut untuk lebih jeli, dalam merekrut pemain asing atau dalam istilah membeli kucing dalam karung.

Pemain pelamar terbaru saat ini adalah, Alain Naiben dan Bukina Faso dri Afrika. Yang sebelumnya tim kebanggaan warga semarang ini telah mendepak pemain asing yang perfomanya di bawah standar yang telah ditentukan tim pengurus, yaitu Emauel Acuna (paraguay) dan Dembele Makan (Mali). Keduanya adalah muka baru dalam Liga Indonesia.

Sementara itu, untuk pelamar baru Alain Naiben dan Bukina Faso, sangat kedodoran dalam mengikuti sesi latihan PSIS di stadion Jatidiri Semarang. Hari pertama mereka mengikuti latihan, pemain berusia 29 tahun ini kelihatan kelelahan.

Alain yang mengaku sebelumnya memperkuat tim Divisi I DHJ di Maroko itu beberapa kali terlihat jongkok dan kalah dalam adu sprint dengan pemain PSIS yang lain. Eko menuturkan, pihaknya belum bisa menilai Alain secara utuh, karena dia datangke Semarang menggunakan kereta api. Jadi, alasan mengeluh karena lelah itu juga bisa dimaklumi. “Akan terus kami pantau lagi,” katanya.   

Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto juga heran kenapa striker asal Afrika tersebut terlihat begitu mudah capek. Pihaknya belum akan menindaklanjuti apakah akan mendepak atau merekrut sebelum ada rekomendasi pelatih. ''Biasanya kalau memang tidak dibutuhkan, saya langsung telepon agen,” ucapnya.

Related Posts:

Klik Iklan