Kurang Berkarakter, Fahat Terancan Didepak

Pengurus PSIS Semarang menggelar rapat untuk menyikapi dua pemain asing yang sedang mengikuti seleksi, Selasa (11/3). Berembus kabar, Fahad Khaled Al Dossari, bakal dipulangkan dalam rapat tersebut. 

Mantan pemain Persepam Madura dan Persiram Raja Ampat itu didepak karena belum mampu menunjukkan performa terbaiknya saat mengikuti seleksi. Hari kedua mengikuti seleksi di Stadion Jatidiri, Semarang, pemain keturunan Arab-Thailand itu mengeluh diare. Sehingga tidak bisa bergabung latihan dengan Ronald Fagundez dkk. Saat latihan pagi hari, dia hanya duduk-duduk di pinggir lapangan dan sedikit melakukan pemanasan.

Tidak demikian dengan rivalnya, Julio Alcorse. Pemain berpaspor Argentina yang musim lalu memperkuat Persijap Jepara itu sudah mengikuti latihan possession ball, menggunakan ¼ lapangan. Kendati demikian, Julio masih terlihat kedodoran dalam berlari. 

Fahad sebelumnya juga mengikuti seleksi di Persib Bandung. Namun dia tidak berjodoh dengan Maung Bandung hingga akhirnya mengikuti seleksi di Mahesa Jenar. Keinginannya untuk bergabung dengan PSIS sepertinya bakal pupus juga lantaran sikapnya dinilai kurang mendapat simpatik dari tim pelatih.

Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto saat ditanya terkait dengan perkembangan seleksi terhadap pemain asing di lini depan belum bisa memberikan kepastian. ''Nanti sore akan ada rapat pengurus, CEO Yoyok Sukawi, General Manager dan tim pelatih, untuk memutuskan. Nanti sore saja, saya kabari,” kata Wahyu WInarto.

Pelatih PSIS Eko Riyadi menegaskan, pemain asing dikontrak tidak hanya melihat dari sisi teknik saja, melainkan juga dari sisi yang lain. Kendati secara teknik baik, tapi tidak sesuai dengan kebutuhan tim, ini akan percuma. ''Harus sesuai dengan kebutuhan karakter tim, seperti apa. Julio Alcorse masih terus kami pantau, larinya juga enak,” jelasnya.

Sementara itu, PSIS dinyatakan lolos verifikasi menjadi konstestan Divisi Utama 2014, karena sudah memenuhi dari aspek infrastruktur dan keuangan. Tim Divisi Utama di Jateng yang lolos verifikasi di antaranya Persip Pekalongan, Persiku Kudus, Persitema Temanggung, PSCS Cilacap, Persipur Purwodadi, PSIR Rembang, PPSM Sakti Magelang dan Persis Solo. Adapun, dua tim DIY yang lolos adalah PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman.

Total yang lolos verifikasi ada 51 klub, lolos bersyarat 12 klub dan 3 klub tidak lolos di antaranya Perssin Sinjai, PSSB Bireun, dan Persemalra Langgur. Hasil verifikasi diputuskan dalam rapat pleno PT Liga Indonesia, Senin (10/3) malam.

Related Posts:

Klik Iklan