Gedhang Plenet

Jika anda berkunjung ke Semarang dan melewati jalan Gajahmada, jangan lupa untuk singgah sebentar meikmati kelezatan makanan khas Semarang Pisang Plenet. Gedhang Plenet berasal dari bahasa jawa yang artinya Gedhang : Pisang dan Plenet : Penyet, jadi Gedhang Plenet jika diartikan dalam bahasa indonesia adalah Pisang Penyet.

Penasaran sama Pisang Plenet, oke... Media Semarang akan memberi sedikit gambaran tentang makanan khas Semarang yang satu ini. Pisang Plenet adalah Pisang yang di Plenet (Penyet) dan dibakar diatas bara api hingga layu dan berwarna kecoklatan, kemudian dioleskan margarin.

Pada umumnya Pisang Plenent memiliki 3 varian rasa. Yaitu, meises, selai nanas, dan taburan gula putih,, hemmmm jadi tambah penasaran untuk mencoba.

Pada umumnya sebagai bahan dasar Pisang Plenet digunakan Pisang Raja yang benar-benar matang, manis dan berwarna kuning. Macam pisang ini pun banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional (jika anda ingin mencoba membuat sendiri).

Jika penasaran, berburulah di jalan Gajahmada pada sore hari, biasanya banyak pedagang yang menjajakan pisang plenet dengan grobak dorong di kasan tersebut dengan harga berkisar Rp. 6.000,-

Related Posts:

Klik Iklan