Ikan Berpengawet

Biasanya konsumsi akan Ikan di bulan Ramadhan meningkat, tetapi tak sedikit penjual ikan yang memanfaatkan momen tersebut melakukan kecutangan demo meraup keuntungan tanpa menyadari bahaya yang akan menimpa orang lain, bahkan saudata sendiri, dengan melakukan pengawetan pada ikan yang dijajakannya. Bahkan ikan yang dijualnya diawetkan dengan bubuk kimia formalin atau bahan kimia lainnya yang sangat membahayakan kesehatan tubuh yang mengonsumsinya.

Seperti yang telah media semarang bahas tentang Beras Berpemutih atau Bakso Campuran daging babi yang sangat merugikan kesehatan konsumen dan sangat meresahkan. Demi keamanan bersama, untuk kali ini aya akan berbagi mengenai cara membedakan Ikan Berpengawet dan ikan segar.

Sebelumnya, pesan dari penulis agar kita semua mewaspadai peredaran ikan berpengawet dengan cara teliti disaat membeli.

Berikut ini perbedaan antara Ikan berpengawet dan Ikan segar :

Ciri-ciri Ikan Berpengawet  :
  1. Lebih tahan lama walau tidak disimpan didalam kulkas atau di suhu yang dingin.
  2. Pada Umumnya pada ikan berpengawet dijauhi oleh lalat, karena bau amis sudah hilang.
  3. Warna Insan pada ikan berpengawet lebih gelap (merah gelap)  dibanding ikan segar.
  4. Bila kita sentuh daging ikan tersebut akan berasa lebih kenyal.
Ciri-ciri Ikan Segar :
  1. Jika ikan tidak disimpan di dalam kulkas atau dalam suhu dingin, ikan akan lebih cepat membusuk.
  2. Warna insan lebih segar, merah cerah.
  3. Bau ikan segar
  4. Pada ikan segar sering ditemukan lalat.
Itulah perbedaan antara ikan segar dan Ikan Berpengawet semoga dapat bermanfaat dan membantu anada sekalian.

Related Posts:

Klik Iklan