Gula Merah Berpemutih

Melihat Kolak di meja makan sewaktu berbuka puasa membikin tenggorokan kita berkokok, ingin rasanya menyatap habis sehabis-habisnya. Tapi apakah anda sadar bahwa bahan dasar Gula merah yang dibuat kolak tersebut Sehat atau tidak, karena sekarang marak beredar Gula Merah Berpemutih.

Memang semakin manjadi aja Ulah pedagang nakal yang tidak memeprdulikan kesehatan konsumennya demi keuntungan dia semata. Dari beredarnya Beras Berpemutih, Bakso Daging Babi, Ikan Berpengawet. Semoga dibukakan pintu hatinya oleh Allah agar mereka sadar.

Bahkan, Gula Merah pun tak luput dari ulah nakal mereka. Disaat memproduksi Gula Merah si pelaku mencampurnya dengan diterjen dengan tujuan supaya gula merah yang diproduksinya tahan lebih lama. Emang benar-benar keterlaluan meraka.

Dan demi melindungi dan berbagi, kali ini media semarang akan berbagi tips Cara Membedakan Gula Merah Berpemutih & Gula Merah yang Sehat :

  1. Pada Gula merah alami, jika disentuh agak ditekan, maka setelah disentuh akan tersasa agak lengket di tangan kita, sebaliknya pada Gula Merah Berpemutih, tidak terasa langket
  2. Pada Gula merah Berpemutih pada umunya sangat sulit dipadahkan karena sudah tercampur bahan kimia, sebaliknya pada Gula Merah alami mudah untuk dipatahkan.
  3. Pada Gula Merah alami, bila kita cium aroma harum manisnya akan lebih tercium dibanding Gula merah berpemutih.
Itulah Cara Membedakan gula Merah Berpemutih dan Gulam Merah Alami, Semoga dapat bermanfaat bagi pengunjung dan pembaja.


Related Posts:

Nafas Tak Sedap Disaat Puasa ??? Atasi dengan 3 Cara Alami

Media Semarang sangat bersyukur, karena masih bisa bertemu bulan ramadhan dan menjalankan ibadah puasa tahun ini. Tak lupa saya juga mengajarkan puasa kepada adik saya, alhamdulillah satu, dua hari dia berhasil melaluinya walau harus puasa 1/2 hari, maklum masih taraf belajar. Akan tetapi pada suatu hari Adik bertanya :

"Alhamdulillah saya berhasil menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan walau hanya 1/2 hari, akan tetapi kenapa kata teman-teman yang tidak puasa bau nafasku tidak enak?"

Untuk membantu masalah yang sedang melanda adik, dan demi semangatnya agar tetap terus menjalankan ibadah puasa, akupun mulai mencari-cari solusi untuk mencegah nafas tak sedap disaat puasa. Brows di Google, baca-baca buku demi mengisi kegiatan positif dibulan Ramadhan dan demi mencari solusi msalh tersebut ku lakukan, dan tak sia-sia usaha selama ini. Penulispun akan membagi Tips Menghilangkan Bau Napas disaat Puasa.

  1. Konsumsi Wortel Mentah, karena dengan mengkonsumsi wortel mentah bisa mengurangi bau mulut, terrutama yang disebabkan oleh sisa-sisa makanan yang menempel di dalam mulut atau gigi. Ketika mengunyah wortel air liur kita akan berfungsi sebagai pembersih, dan serat-serat wortel akan berfungsi sebagai sikat alami.
  2. Silahkan Konsumsi Tomat, didalam Tomat mengandung ion-ion yang mampu mengurangi bau sulfur, dan bau tak sedap pada nafas, Konsumsilah 3 buah tomat sehari disaat buka atau sahur bisa Insya Allah mengurangi bahkan menghilangkan bau nafas tak sedap. Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara mencampirkan pada sayur, daam bentuk irisan, atau sudah diproses menjadi Jus.
  3. Bau nafas pada umumnya disebabkan oleh bakteri, maka tidak ada salahnya kita "lawan bakteri dengan bakteri baik dari Yogurt". Mengkonsumsi Yogurt disaat berbuka maupun sahur akan membantu menumpas bakteri jahat didalam mulutu maupun didalam pencernaan.
Nah itu tadi cara Menghilangkan bau nafas tak sedap secara alami, semoga bermanfaat dan jangan lupa Bagikan info ini lewat Facebook atau media sosial lainya. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.

Related Posts:

Jaga Kebugaran Berpuasa Dengan Konsumsi 5 buah ini

Pertama-tama Media Semarang mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibdah Puasa Romadhan" dan semoga semua amal ibadah kita di bulan ramadhan ini diterima oleh Allah SWT.

Disaat Puasa, sangat dianjurkan utk mengkonsumsi buah-buahan untuk menjaga kebugaran tubuh kita. Pada buah mengandung serat dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita ketika sedang menjalankan ibadah puasa. Karena, selama lebih dari 14 jam tubuh kita tidak mendapatkan asupan nutrisi sedangkan tubuh dituntun untuk tetap menjalankan aktivitas yang sangat beragam.

Disaat sedang berpuasa secara otomatis kita dituntut untuk mengelola tabungan nutrisi agar kebugaran tubuh selama menjalankan Puasa tetap terjaga. 

Inilah 5 buah yang sangat baik dikonsumi untuk tabungan nutrisi tubuh kita disaat menjalankan ibadah puasa :

Blewah
Dengan mengonsumsi blewah dapat mencegah tubuh kekurangan cairan kandungan cairan yang sangat melimpah pada buah ini sangan membantu untuk mengurangi Dehidrasi. Buah Blewah juga mengandung kalium yang sangat tinggi, sehingga bisa memperlancar pengiriman Oksigen ke Otak dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Semangka
Semangka merupakan buah yang kaya akan air. Mengonsumsi semangka saat berbuka dapat mengatasi dahaga setelah seharian berpuasa, buah ini juga bisa menyejukkan tubuh karena kaya akan likopen.. Selain itu pada buah semangka juga kaya akan vitamin A dan C yang sangat dibutuhkan tubuh.

Pepaya
Buah ini selain sangat dikenal baik untuk pencernaan, buah pepaya juga sangat baik dikonsumsi saat berbuka karena mengandung mineral yang tinggi. Komposisi mineral yang dikandung buah pepaya, seperti kalium, magnesium, zat besi, fosfor, seng, dan silenium sangat baik bagi tubuh. Selain itu pada buah pepaya juga kaya akan Vit C yang sangat baik guna meningkatkan kekebalan tubuh.

Pisang
Pisang kaya akan karbohidrat yang tersusun pada zat pati dan zat gula, dua zat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk mengganti energi saat berpuasa. Pada buah ini juga mengandung Vitamin A yang baik untuk tubuh. Wah... hampir lupa, pada buah pisang juga mengandung kalium, natrium, dan mineral yang baik untuk relaksasi otot.

Mangga
Mangga sangat bagus dikonsumsi saat berpuasa. Karena, buah yang satu ini dapat menjadi sumber energi, serat dan vitamin. Karbohidrat yang terkandung pada Mangga menjadi sumber energi yang dapat dengan cepat digunakan oleh tubuh. Selain itu mangga juga kaya akan Vitamin, A, C, B komplek yang sangat baik untuk tubuh.

Semoga Bermanfaat

Related Posts:

Cara Mengurangi Resiko Dehidrasi Saat Puasa

Disaat menjalankan ibadah puasa, tubuh kita akan mengalami kekurangan asupan cairan kurang lebih dalam kurun waktu 10 jam. Asupan cairan tubuh kita hanya didapat ketika kita makan sahur dan saat berbuka puasa, karena minimnya asupan cairan kedalam tubuh maka hal ini sangat rentan mengakibatkan dehidrasi, teruama bagi pekerja keras di luar lapangan disaat suhu panas begitu terik.

Dehidrasi sendiri terjadi karena hilangnya cairan tubuh yg ada didalam tubuh kita, karena telah terpakai disaat kita melakukan aktivitas. Dilansir dari beberapa sumber, inilah beberapa ara untuk mengurangi dehidrasi disaat menjalankan ibadah Puasa.

  • Konsumsi Sup saat Santap Sahur
    Sup merupakan salah satu makanan yang sangat baik dikonsumsi saat kita santap sahur, menu ini sangat efektif untuk mencegah dehidrasi disaat kita berpuasa, karena pada sup sangat mengandung banyak air. Selain itu, sayuran yang terkandung didalam sup juga mengandung mineral yang tinggi
  • Tambahkanlan Sepotong Lemon didalam Minuman anda
    Mengonsumsi 2 liter air atau 8 gelas dalam sehari dapat membantu mencegah Dehidrasi, tetapi saat sahur kita tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut, maka untuk menyiasatinya tambahkan lemon pada minuman anda, selain untuk menyiasati hal tersebut diatas, lemon juga akan menambah aroma segar pada minuman anda.
  • Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran
    Ahli gizi sangat menyarankan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran di saat menjalankan ibadah puasa. Karena dengan memperbanyak konsumsi sayuran dan buah akan memperbanyak tubuh menyimpan cairan dan meniral yangsangat berguna untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Pilihlah buah yang banyak mengandung cairan, seperti melon atau semangka.
  • Kurangi Aktivitas diluar Lapangan
    Sebisa mungkin jika tidak begitu mendesak, kurangi aktifitas di luar ruang apalagi jika cuaca sangat terik. Karena hal ini menuntut tubuh kita untuk mengeluarkan cairan didalam tubuh, sedangkan asupan cairan sangat minim sekali.
Semoga tips diatas dapat membantu anda terhindarkan dari dehidrasi disaat menjalankan Ibadah Puasa. "SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA"

Related Posts:

Ikan Berpengawet

Biasanya konsumsi akan Ikan di bulan Ramadhan meningkat, tetapi tak sedikit penjual ikan yang memanfaatkan momen tersebut melakukan kecutangan demo meraup keuntungan tanpa menyadari bahaya yang akan menimpa orang lain, bahkan saudata sendiri, dengan melakukan pengawetan pada ikan yang dijajakannya. Bahkan ikan yang dijualnya diawetkan dengan bubuk kimia formalin atau bahan kimia lainnya yang sangat membahayakan kesehatan tubuh yang mengonsumsinya.

Seperti yang telah media semarang bahas tentang Beras Berpemutih atau Bakso Campuran daging babi yang sangat merugikan kesehatan konsumen dan sangat meresahkan. Demi keamanan bersama, untuk kali ini aya akan berbagi mengenai cara membedakan Ikan Berpengawet dan ikan segar.

Sebelumnya, pesan dari penulis agar kita semua mewaspadai peredaran ikan berpengawet dengan cara teliti disaat membeli.

Berikut ini perbedaan antara Ikan berpengawet dan Ikan segar :

Ciri-ciri Ikan Berpengawet  :
  1. Lebih tahan lama walau tidak disimpan didalam kulkas atau di suhu yang dingin.
  2. Pada Umumnya pada ikan berpengawet dijauhi oleh lalat, karena bau amis sudah hilang.
  3. Warna Insan pada ikan berpengawet lebih gelap (merah gelap)  dibanding ikan segar.
  4. Bila kita sentuh daging ikan tersebut akan berasa lebih kenyal.
Ciri-ciri Ikan Segar :
  1. Jika ikan tidak disimpan di dalam kulkas atau dalam suhu dingin, ikan akan lebih cepat membusuk.
  2. Warna insan lebih segar, merah cerah.
  3. Bau ikan segar
  4. Pada ikan segar sering ditemukan lalat.
Itulah perbedaan antara ikan segar dan Ikan Berpengawet semoga dapat bermanfaat dan membantu anada sekalian.

Related Posts:

Klik Iklan