Jamu Jun Semarang

Tak Lengkap Rasanya jika dari kemaren membahas Makanan Khas Semarang, ibarat pepatah bocah semarang pinggiran "Jaran Ilang Buntute (Kuda hilang Ekornya) >>> Bar mangan ga ono ngombene (habis makan tidakada minumnya)". 

Sebagai pelengkap Makanan Khas Semarang kidi Media Semarang akan bernagi Informasi tentang Minuman Khas Semarang yaitu "Jamu Jun Semarang" walau sebelumnya media Semarang juga pernah mem-posting Minuman Khas Semarang Wedang Tahu.

Sekilas Jamu Jun Semarang
Jamu Jun tidak sama seperti jamu pada umumnya, Jamu Jun Semarang memiliki cita rasa khas dan unik yaitu perpaduan dari 3 rasa manis, legit, dan pedas karena penyajiannya dicampuri dengan merica bubuk.

Pasti bagi anda yang belum mengenal Jamu Jun bertanya-tanya dan membayangkan gimana bentuknya ? Oke.. Media Semarang akan memberi sedikit Gambaran tentang Jamu Jun Semarang. Pada dasarnya Minuman ini berbentuk mirip dengan bubur sunsum, akan tetapi lebih encer dan mengandung berbagai rempah yg akan menggoyang lidah dan perut anda, yang paling penting jika anda menikmati Jamu Jun Nikmatnya hingga tetes terakhir.

Kenapa sich dinamakan Jamu Jun ???
Satu pertanyaan lagi yang akan Penulis jawab. Dinamakan Jamu Jun karena jamu ini ditaruh di Jun (gentong kecil dari tanah liat) sebelum disajikan. Itulah sobat asal muasal dinamakan Jamu Jun.

Sewaktu saya masih kecil, ya... sekitar 7-10 tahun silam, penjual jamu jun menjajakan dagangannya dengan cara di gendong dan di tawarkan dari kampung ke kampung, untuk menikmati Jamu Jun Semarang pun harganya sangat murah, hanya seharga Gopek "Lima Ratus Rupiah" untuk porsi anak-anak dan seribu rupiah untuk porsi dewasa.

Tapi sangat disayangkan, sekarang penjual Jamu Jun sudah langka di jumpai, higga Penulis Media Semarang sendiri sudah merasakan kangen tingkat kelurahan untuk menikmati cita rasa Jamu Jun Semarang. Bahkan tak sedikit pula orang asli Semarang yang belum pernah menikmatinya.

Para penjual Jamu Jun sudah jarang kita temui di era sekarang ini dikarenakan, masyarakat sekarang lebih memilih makanan yang serba instan walau dari segi kesehatan kurang mendukung, bahkan tak jarang mengandung bahan pengawet yang membahayakan jiwa.

Alhamdulillah penulis sempat merasakan lagi Kenikmatan Jamu Jun Semarang pada : Minggu, 13 Januari 2013 di Depan Lapangan Sepak Bola Citarum Semarang lumayan bisa sedikit mengobati rindu kepada jamu jun.

Yang jadi pertanyaan dalam benak Penulis, Apakah dalam kurun waktu 5-10 tahun mendatang masih bisa dijumpai Minuman Khas Jamu Jun Semarang ???

Related Posts:

Klik Iklan