Bakso BABI dan Bakso SAPI

Wah... wah... wah... kian hari kian nekat saja penjahat sekarang, dari Beras berpemutih Hingga sekarang Bakso Oplosan Daging BABI. Pada tidak takut dosa keliatannya penjahat jaman sekarang.


Sekedar informasi buat umat Muslim di Indonesia, dengan makin maraknya peredaran Bakso Oplosan daging babi, diperlukan ekstra kehati-hatian bagi para pecinta Bakso karena menyangkut Haram dan Halal sebuah hukum yang tidak bisa kita tawar lagi. Emang sich kita tidak boleh curiga pada setiap penjual Bakso, akan tetapi lebih baik jika kita lebih waspada, toh ga semua pedagang bakso mengoplos Bakso Sapi dengan daging Babi.

Kenapa Daging Babi Diharamkan 

Menurut Pandangan Islam

Babi Diharamkan karena Babi tidak dapat di kuliti sebagai mana kambing, sapi dan sebagainya, daging babi juga sangat membahayakan bagi kesehatan manusia. Dalam ilmu biologi modern diketahui, bahwa babi merupakan inang yang baik bagi kembang-biak beragam parasit dan penyakit berbahaya, misalnya, flu babi. Sistem biokimia babi hanya mengeluarkan 2% kandungan asam uratnya, sisanya 98% senyawa beracun itu bersarang di tubuhnya. Penelitian membuktikan, babi adalah binatang paling adaptif, cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan liar hingga dapat berubah menjadi babi hutan yang buas dan bertaring.

Berdasarkan Hasil Penelitian 
  1. Hasil penelitian di Cina dan Swedia, yang mayoritas penduduknya suka makan daging babi, menyatakan, “Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus”. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Di negara-negara Islam, persentasenya rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian (1986) itu menemukan, daging babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus berbahaya, sehingga daging babi dijuluki sebagai “Penyimpan Penyakit”. Gara-gara babi, virus Avian Influenza menjadi ganas. Dalam keadaan normal, virus AI (Strain H1N1 & H2N1) tidak menular secara langsung ke manusia, karena virus AI mati dengan pemanasan 60º C lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih. Tapi, setelah berada di tubuh babi, virus AI itu bermutasi dengan tingkat virulensinya naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 inilah yang dapat menular kepada manusia. Virus H5N1 ini tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700 ribu orang, hingga disebut Flu Hongkong.
  2. Struktur DNA babi paling mirip dengan struktur gen manusia. Jadi, kalau ada orang makan daging babi, itu hampir sama dengan memakan daging manusia. Sebagaimana firman Alloh dalam Surat al-Mã’idah [5]: 60 yang dikutip di atas, “ada yang dikutuk menjadi kera dan babi”. Padahal, “Kepribadian seseorang sesuai dengan apa yang dimakannya”. Maka. beruntunglah kita menjadi seorang Muslim yang dilarang makan daging babi. Wallohu a’lam.@ (Dari berbagai sumber). 
  3. Pada tahun 2001, para dokter Amerika Serikat pernah mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan. Hal tersebut terjadi setelah ia mengonsumsi hamburger khas Meksiko yang terkenal berupa daging lemak babi. Pasien itu mengakui, ia merasa letih selama tiga pekan setelah makan hamburger. Ternyata, daging babi itu mengandung telur cacing pita dan menempel di dinding ususnya, kemudian terbawa peredaran darah sampai ke otak. Ketika sampai di otak, ia merasakan sakit ringan pada awalnya, hingga cacing itu mati. Hal itu menyebabkan disfungsi yang sangat keras pada susunan otak di daerah yang mengelilingi cacing itu. Cacing pita akan berkembang di usus 12 jari dan dalam beberapa bulan akan menjadi dewasa. Cacing pita dapat berbiak sampai 1.000 ekor dengan panjang antara 4-10 cm, terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar). 
Yang lebih mencengangkan lagi, selain hasil dr penelitian diatas, ternyata hewan Babi merupakan hewan penyebar penyakit, Para Pakar Dokter Mikrobiologi dari Amerika Serikat menyatakan sedikitnya 25 macam penyakit yang dibawa hewan Babi, diantaranya : 

* Anthrax
* Influenza
* Leptospirosis
* Pasteurella aerogenes
* Pasteurella multocida
* Pigbel
* Rabies
* Ascaris suum
* Botulism
* Brucella suis
* Cryptosporidiosis
* Entamoeba polecki
* Erysipelothrix shusiopathiae
* Flavobacterium group IIb-like bacteria
* Salmonella cholerae-suis
* Salmonellosis
* Sarcosporidiosis
* Scabies
* Streptococcus dysgalactiae (group L)
* Streptococcus milleri
* Streptococcus suis type 2 (group R)
* Swine vesicular disease
* Taenia solium
* Trichinella spiralis
* Yersinia enterocolitica
* Yersinia pseudotuberculosis 

Nah... itu dia sedikit info bagi anda kenapa daging babi diharamkan. 

Terus Bagaimana Cara membedakan Bakso Daging Sapi dan Daging Babi ?? 
Ooohh... iya keasikan mengurai kenapa daging babi diharamkan, hingga lupa ke topok Bakso Babi dan  Bakso Sapi. Ok... Kita kembali ke LAPTOP Topik. Inilah saatnya Media Semarang mengurai perbedaan Bakso Daging Sapi dan Bakso daging Babi :

1. Aroma

Saking berminyaknya daging Babi sehingga jika dibuat bakso akan mengeluarkan aroma lemak yang tajam dan permukaan daging bakso terlihat lebih licin sekaligus berminya. Hal ini juga bisa diketahui jika baksonya sapi tetapi campuran minyak babi.



2. Warna

Dari warna bakso babi dan bakso sapi terlihat hampir sama dengan warna putih dengan merah kecoklatan. Tapi jika bakso babi dipotong akan terlihat warna dagingnya lebih pucat, warna agak merah muda dan  bukan merah kecokelatan seperti daging sapi.



3. Tekstur

Jika dibanding bakso babi dan bakso sapi, tekstur daging babi teksturnya lebih halus, lembut dan berminyak serta tidak kasat atau hampir kering seperti bakso sapi, urat tidak terlihat dalam adonan dan licin serta bersih.


4. Ukuran 

Umumnya bakso daging babi berukuran sedikit lebih besar dari bakso daging sapi. Karena teksturnya lembut cenderung dibuat lebih besar.



5. Harga

Umumnya harga bakso babi lebih murah karena daging babi sebagai bahan utamanya juga lebih murah harganya. Jika bakso daging sapi harganya lebih murah bisa jadi dipakai campuran tepung kanji yang lebih banyak atay campuran daging babi.

Alhamdulillah, akhirnya Penulis selesai juga berbagi informasi dari Kenapa Daging Babi di Haramkan hingga perbedaan Bakso Daging Sapi dan Bakso daging Babi. 
Sekian dan Wassalam, semoga sedikit artikel ini bisa membantu shobat sekalian.
 

Related Posts:

Klik Iklan