Tasyakuran Malam 1 Muharam atau 1 Asyuro

Satu lagi sebuah budaya indonesia dari Kota Semarang  yaitu "Tasyakuran Malam 1 Muharam atau 1 Asyuro" yang menambah banyak dan membuktikan bahwa bangsa Indonesia ini akan kaya budaya.

Budaya ini biasana dilaksanakan pada malam tahun baru Islam 1 Muharam atau istilah kondang masyarakat sekitar adalah 1 Syuro, pada acara budaya ini biasanya semua lapisan masyarakat di perkampungan mengadakan suatu pertemuan Tirakatan atau tasyakuran dengan memasang tenda, menggelar tikar berkumpul tuk berdo'a kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya ditahun yang akan datang diberikan kesehatan, dijauhkan dari petaka, dimudahkan rizqi. 

Untuk contoh Budaya Tasyakuran 1 syuro atau 1 Muharam "Tahun Baru ISLAM" saya ambil dari budaya turun-temurun Warga Kanal Sari Timur II RT.05 RW. XIV Kel. Rejosari Semarang.

Tasyakuran 1 Syuro di Jl. Kanal Sari Timur II RT.05 RW. XIV ini biasanya juga diadakan kumpul warga, dilanjutkan dengan pembacaan do'a dan diteruskan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh sesepuh RT "Bp. Slamet Santoso" diserahkan kepada Bp. Ketua RT. 05 "Bp. Yon Paryono" dan diteruskan ke generasi muda penerus kepengurusan RT.

Biasanya pada Acara Tasyakuran 1 Muharom atau 1 Syuro ini, setelah dilakukan pemotongan tumpeng diteruskan dengan acara melek-melek (kegiatan kumpul bareng sampai malam). Selain sebagai rasa terimakasih kepada tuhan yang maha esa, kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih merukunkan {menjaga kerukunan) antar warga RT. 05, karena dalam acara ini, semua golongan sampai, lain agama, bahkan sampai lain etnis pun kumpul bareng.

Inilah sekilas tentang Budaya Tasyakuran 1 Muharam atau 1 Syuro yang diambil dari Warga RT. 05 RW. XIV Kelurahan Rejosari Kecamatan Semarang Timur. Semoga bisa menambah wawasan Budaya Indonesia bagi anda sekalian.

Tak Lupa Media Semarang Mengucapkan :
SELAMAT TAHUN BARU 1432 H

Related Posts:

Klik Iklan