Waroeng Semawis Semarang

Waroeng Semawis Semarang atau lebih kondang dengan sebutan Pasar Semawis Semarang pada awalnya adalah sebuah pasar malam yang berada dikawasan Pecinan Semarang. Waroeng Semawis biasanya diadakan beberapa hari sebelum Tahun Baru Imlek, menyusul diresmikannya Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional oleh Pemerintah Kota Semarang, Waroeng Semawis ini pun menjadi lebih ramai dan meriah.


Waroeng Semawis atau pasar semawis merupakan sebuah ide dari perkumpulan Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang untuk Wisata). Waroeng Semawis dan Kawasan Pecinan Semarang merupakan salah satu obyek wisata kota Semarang yang penting dan tak kalah menarik.


Diluar perayaan tahun baru IMLEK, kawasan pecinan tetap menjadi tempat yang menarik dikunjungi. Berbeda dengan awal penyelenggaraan Waroeng Semawis dimana pada waktu itu lokasi pasar dimulai dari Jl. Wotgandul Timur, Gang Belakang, Gang Baru, Gang Warung, Gang Gambiran, Gang Tengah dan Gang Besen, Waroeng Semawis Semarang sekarang hanya dibuka pada hari Jum'at, Sabtu dan Minggu malam mulai dari Pukul 18.00 sampai dengan jam 23.00. Pada saat itu terdapat ratusan  stand yang saling menjajakan makanan, jenis makanan yang disajikan pun tidak terbatas pada pada makanan kuliner khas Semarang saja, tetapi juga makanan yang mewakili komunitas Arab, Pakistan dan India.


Di Waroeng Semawis ini tak cuman diajakan berbagai jenis makanan, kita juga bisa jumpai berbagai jenis minuman. Seperti, Wedang Ronde, Wedang Kacang Tanah, Aneka minuman Teh dengan Berbagai Merk Tempo Doeloe, serta tak ketinggalan pula Es Conglik.

Tak hanya itu saja, untuk menambah ramai Waroeng Semawis pun juga menyajikan Hiburan Musik "Karaoke Jalanan" yang bisa diikuti oleh siapa saja. Umumnya peserta Karaoke adalah meraka yang hafal dan fasih dalam menyanyikan lagu-lagu mandarin.

Selain pasar Malam yang dipenuhi berbagai makanan, minuman dan jajanan khas, kawasan Waroeng Semawis ini juga kaya akan peninggalan budaya, yang akan menambah daya penasaran bagi pengunjung. Untuk mencapai Waroeng Sumawis ini sangatlah mudah, hanya diperlukan sekitar 30 menit dari Simpang Lima dengan menggunakan mobil atau sepeda motor.

Related Posts:

Klik Iklan