LUNPIA Semarang

LUNPIA, siapa sih yang belum pernah dengar makanan yang sudah begitu identik dengan oleh-oleh khas Semarang. Jajanan gorengan yang terbuat dari kulit tipis berbahan terigu yang diisi dengan rebung (bambu muda) dicampur telur dan udang ini mudah ditemui di berbagai tempat. Lunpia... Pancen Mak Nyoooossss...!!! Top MarkoTop...!!!
Selain digoreng, ada pula lunpia basah atau tanpa digoreng. Di pasar tradisional, warung, juga di pusat oleh-oleh. Citarasa lumpia Semarang adalah perpaduan rasa Tionghoa dan Indonesia, karena memang penemunya adalah orang Tionghoa Semarang yang menikah dengan orang IndonesiaMakanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang pada waktu pesta olahraga GANEFO pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Harga lumpia yang dijual para pedagang tersebut berbeda-beda. Kios lumpia Gang Lombok milik Siem Swie Kiem, misalnya, menjual dengan harga Rp 6.000 per biji (goreng/basah). Kios di Jalan Pemuda milik Mbak Lien menjual dengan harga Rp 5.500 per biji. Sedangkan pedagang-pedagang lumpia lain menjual dengan harga sekitar Rp 2.500 per biji. 

Mau beli Linpia anada bisa mendapatkan atau membeli Makanan Kas Semarang Lunpia ini di sekitar Jl. Pandanaran, Jalan Pemuda dan Jl. Mataram, disana banya pedagang yang menjajakan Lunpia.
Pokoknya belum lengkap dan afdol jika mampir ke Semarang belum merasakan LUNPIA

Related Posts:

Klik Iklan